Core drilling (full core drilling) in geotechnical engineering is carried out to determine the properties and characteristics of the soil in the field, allowing us to identify the soil types at the location. The equipment used includes a Spindle or Jacro drilling machine. Drilling is performed using a rotary boring machine. Drill bit types are selected based on the soil conditions encountered on site, such as:
- Sandy Soil
- Clayey Siltstone
- Clayey Sand
This drilling work includes core drilling using a Rotary Boring Machine with a 60 mm diameter and performing Standard Penetration Tests (SPT). The scope of work includes, but is not limited to, the following activities:
1. Menyiapkan Rencana Kerja Terperinci yang meliputi daftar Personil dan schedule.
2. Mobilisasi alat perlengkapan lainnya dan penyiapan kerja lapangan, termasuk didalamnya untuk jalan alat ke lokasi kerja.
3. Transportasi dan seting alat serta penyiapan lokasi untuk dudukan mesin bor dan perlengkapan lainnya.
4. Melaksanakan pengeboran teknik (inti) dan pengujian penetrasi standar (SPT) serta pengambilan contoh tanah tidak terganggu (Undisturbed Sample).
5. Pemberian label pada kotak contoh dan bantuan dengan spidol warna hitam yang berisi informasi nama proyek dan lokasi dan nomor titik bor serta kisaran kedalamannya serta nama pelaksana pekerjaan.6. Demobilisasi alat dan perlengkapan serta pembersihan lokasi kerja dari sampah dan kotoran – kotoran lainnya yang dihasilkan selama berlangsungnya pekerjaan.


